Selasa, 09 Februari 2010

Jurus Ampuh Menghalau Kanker


Dalam beberapa jurnal ilmiah kesehatan,banyak di paparkan keberhasilan beberapa peneliti tentang obat-obat untuk mencegah kanker.Bahkan,beberapa diantaranya sudah di pasarkan.
Kita sudah seyogianya memberikan apresiasi kepada mereka, karena sudah tentu bukanlah perkara mudah menemukan sebuah senyawa baru yang berkhasiat terapetik itu.Semuanya perlu waktu, tenaga pemikiran, juga dana yang tidak sedikit.Namun, jika kita telusuri lebih jauh, ternyata tingkat keberhasilan obat-obatan untuk mencegah kanker itu masih tergolong kecil.Artinya, belum bisa menumpas sampai ke akar-akarnya penyakit ganas yang banyak merenggutjiwa manusia itu.Bahkan, yang menonjol itu bukanlah efek terapinya, melainkan efek samping.
Pada pertemuan ahli kanker America Society of Clinical Onology, terungkap berbagai temuan tentang efek samping kemoterapi yang biasa dilaksanakan untuk mengobati kanker.Selain kemoterapi itu merupakan usaha sia-sia bagi para enderita kanker stadium lanjut, para ahli mendapatkan efek lain yaitu depresi, cepat lelah, serta kehilangan nafsu makan yang bisa menyebabkan penurunan berat badan.
Bagaimanapun jangan tunggu penyakit itu datang, lebih baik kita mencegahnya.Dibawah ini ada beberapa jurus atau strategi yang bisa dilakukan untuk mencegah kanker.
1.Hindari merokok
Asap rokok mengandung tidak kurang dari 4.000-an jenis bahan berbahaya.Selain kanker, telah ditemukan sekira 25-an penyakit lain.Para perokok pasif pun terkena pula getahnya.Pada bayi yang mengisap asap rokok, bisa terjadi SIDS(sudden infant death syndrome) atau sindroma kematian mendadak.
Menurut para ahli epidemologi di London yang telah melakukan penelitian selama 50 tahun, ternyata merokok merupakan penyebab utama terjadinya kanker.Merokok tidak hanya menyebabkan kanker paru-paru, tapi juga meningkatkan risiko mengidap kanker lainya seperti kanker lambung, serviks, pankreas, dan ginjal.
2.Hindari kegemukan
Kegemukan ternyata menempati urutan kedua sebagai pemicu kanker.Kegemukan/obesitas atau juga disebut kelebihan kalori adalah suatu kondisi pada saat tubuh cenderung menyimpan kalori ketimbang membakarnya.Padahal, kelebihan kalori itu dapat menyebabakan kerusakan jaringan otot akibat penumpukan lemak.Otot-otot adalah kunci penting bagi metabolisme atau proses pembakaran kalori yuntuk menghasilkan energi.
Prof.Petto menyatakan,satu dari setiap 10 kanker yang memetikan bagi bukan perokok adalah kegemuka.
3.Banyaklah konsumsi makanan berserat
Serat dalam makanan, memegang peranan penting didalam tubuh sebagai pembawa zat lain seperti protein, lemak dan karbohidrat.Ketika seseorang mengurangi serat, maka serat akan mengitkat asam empedu di usus kecil, untuk kemudian dikeluarkan bersama feses.Dengan demikian, ketika mengkonsumsi serat akan menyebabkan pengeluaran asam empedu menjadi lebih besar dibandingkan dengan keadaan normal,hal ini disebabkan kolestrol dalam hati akan digunakan terus menerus untuk menghasilkan asam enpedu yang hilang bersama feses yang diikat oleh serat larut tadi.
Mekanisme inilah yang menyebabkan turunnya kolestrol dalam darah.Kekurangan juga bisa menyebabkan konstipasi (sulit buang air besar)
4.Perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan
Banyak sudah penelitian menunjukan bahwa aneka sayuran dan buah-buahan yang dikonsumsi secara rurtin dalam jumlah yang cukup, akan mengurangi risiko terserang kanker.
Para peneliti dipusat riset Kedokteran Prancis menjelaskan, apel bisa menangkal kanker usus besar, karena mengandung zat aktif yang disebut procyanidin.Zat ini merupakan salah satu senyawa dari golongan polypenol, zat yang bekerja dengan cara mengatur sinyal yang mengontrol proses penting dimana sel-sel melakukan “bunuh diri”pda akhir masa hidup alaminya.Pada sel-sel kanker, proses ini tidak terjadi dan sel-sel itu membelah diri di luar kendali dan membentuk tumor.
“Plyphenol pada apel, terbanyak pada kulitnya sehingga makan buah apel seharusnya sekalian dengan kulitnya,”demikian ujar Dr.Francis Raul, salah seorang peneliti lembaga tersebut.
Brokoli juga merupakan salah satu sayuran yang di tengarai bisa mencegah berbagai kanker dan ulkus (luka)di perut.Brokoli mengandung sulphoraphene, yang mampu memusnahkan kuman helicobacter pylori,kuman yang secara luas disinyalir bertanggung jawab atas munculnya berbagai kanker dan ulkusdi perut.Satu lagi sayuran mencegah kanker adalah tomat.Sayuran berwarna merah ini, ternyata mengandung lycopene, zat aktif anti kanker.
5.Hindari radiasi matahari
Lapisan ozon yang kian rusak dan bolong-bolong, merupakan salah satu pemicu.Oleh karena itu kita jangan terlalu sering terpapar sinar matahari yang tidak tersaring itu, sehingga bisa membahayakan bagi kulit kita.Sinar ultra violet yang menembus tubuh kita setiap hari berpotensi untuk terjadinya kerusakan sel-sel kulit.Upayakanlah sesedikitnya mungkin untuk terpapar sinar matahari yang terik menyengat (diatas pukul 10.00), tapi kalaupun terpaksa harus sering menerimanya, dengan berbagai alasan, maka sebaiknya lindungilah diri anda dengan sun screen atau sun block, untuk mengurangi radiasinya.
6. Hindari Alkohol
Sebuah peringatan bagi mereka yang hobi minum-minuman beralkohol, karena berisiko terkena kangker hati dan mulut.
Sebuah penelitian yang dipimpin oleh Dr. Thomas A. Sellers dari mayo clinik di Rochester, Minnesota, AS terhadap para wanita peminum alkohol dengan asupan vitamin B kompleks yang rendah, ternyata meningkatkan resiko terkena kangker payudara.
Alkohol dalam tubuh akan di ubah menjadi acetalhyde yang sangat karsinogenik (pemicu kanker)
Vitamin B memegang peranan sangat penting untuk wanita pascamenopause,karena vitamin ini diprediksikan memiliki zat berkhasiat khusus dalam mendorong tubuh memperbaiki kerusakan-kerusakan genetik yang dapat mendatangkan kanker.
7. Kurangi makanan dibakar dan digoreng
Ternyata daging yang dipanggang juga bisa menyebabkan kanker. Walaupun belum diketahui pasti penyebabnya,para peneliti menyatakan bahwa daging yang dipanggang terlalu matang,dapat memicu resiko kanker khususnya pada bagian yang gosong.
8. Perbaiki pola makan dan hidup seimbang
Sepertiga kematian akibat kanker,berhubungan dengan pola makan yang buruk. Jika sudah mulai menjalankan pola makan yang baik sejak masa anak-anak,maka secara tidak langsung kita mengurangi resiko terkena kanker. Ameran Cancer Society, merekomendasikan jika seseorang makan lima porsi sayuran dan buah-buahan dalam satu hari,bisa mengurangi resiko terkena kanker sempai 20 %.
Selain itu maka ada beberapa hal-hal yang penting diketahui,berkenaan dengan pola makan ini antara lain :
- Batasi konsumsi daging,terutama daging merah serta daging olahan seperti sosis. Pilihlah daging non lemak dan susu non fat.
- Cukup minum air putih 8-10 gelas perhari.
- Saat makan,pastikan dua pertiga dari porsi makan anda terdiri dari buaha-buahan,biji-bijian,kacang-kavangan,rendah garam,gula dan kalori.
- Gunakan waktu dalam sehari semalam dengan seimbang antara kerja,istirahat,olahraga dan rekreasi.
- Hal yang paling penting lainnya adalah selalu mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa,dengan banyak berdoa dan berdzikir,Insya Allah,anda akan terbebas dari penyakit ganas yang menakutkan itu.

pustaka
oleh :Tonny Sumarsono
Harian Pikiran Rakyat ,18 Desember 2005,Halaman 14.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar